Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan pihaknya berharap Joko kooperatif. Joko diketahui mangkir dari pemanggilan pada Kamis (21/3).
"Terkait saudara J, tersangka saudara J ditunggu hari Senin. Apabila nanti hari Senin tidak hadir, maka tim akan melakukan sesuai kewenangan, dipanggil dengan cara paksa," kata Dedi saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/3).
Dedi menyebut pemeriksaan pekan depan akan menjadi kali terakhir Satgas mengumpulkan informasi dari Jokdri. Setelah itu akan ditentukan tindak lanjut kasus pengerusakan barang bukti yang melibatkan Joko.
Satgas Anti Mafia Bola telah bekerja sejak akhir 2018. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
Sementara tersangka lainnya, Hidayat, masih dirawat di Rumah Sakit PHC Surabaya. Satgas menunggu mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu pulih untuk melakukan pemeriksaan.
Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola sudah menetapkan 16 tersangka dalam kasus pengaturan skor sepak bola.
Pada 14 Februari 2019, Satgas menetapkan Joko sebagai tersangka dalam kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor.Joko diduga menjadi otak dari perusakan garis polisi dan barang bukti di Kantor Komisi Disiplin PSSI di Rasuna Office Park, Jakarta, yang dilakukan Muhammad MM alias Dani, Mus Muliadi alias Mus, dan Abdul Gofar. (dhf/har)
https://ift.tt/2FubE2i
March 22, 2019 at 08:45PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FubE2i
via IFTTT
Satgas Anti Mafia Bola telah bekerja sejak akhir 2018. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
No comments:
Post a Comment