
Seperti dilansir AFP, Selasa (5/2), tim penyelamat yang terdiri dari pemadam kebakaran dan pencari terus melakukan proses evakuasi selama lebih dari sepekan. Bendungan sisa penambangan (tailing) milik perusahaan tambang bijih besi Vale runtuh pada 25 Januari lalu.
"Saat ini, karena proses pembusukan, sangat sulit mencari jasad korban. Namun, sampai dinyatakan selesai, kami akan tetap berada di sini kemungkinan selama enam bulan. Kami bakal bekerja tanpa henti," kata seorang perwakilan tim pencari.
Peristiwa itu terjadi empat tahun selepas kejadian serupa. Saat itu sebuah bendungan tambang dekat Kota Mariana juga jebol. Alhasil, 19 orang meninggal dalam kejadian itu.
http://bit.ly/2t54n1G
February 05, 2019 at 09:56AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2t54n1G
via IFTTT
No comments:
Post a Comment