
Dalam kejadian itu, dilaporkan enam orang tewas, sementara lainnya banyak yang terluka.
Prabowo pun menekankan kepada para aparat keamanan yang turut mengamankan jalannya aksi. Dia mengingatkan bahwa seragam dan senjata yang dipakai personel TNI dan Polri dibiayai rakyat.
"Adik-adikku para pejabat dan petugas di TNI-Polri yang masih aktif, saya mohon kita ingat bersama, seragam, makanan, dan senjata yang anda sekarang gunakan dibiayai oleh rakyat," kata Prabowo di kediamannya, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (22/5).
Karena itu Prabowo meminta aparat keamanan untuk tidak menyakiti rakyat. Prabowo pun meminta agar persatuan antara TNI-Polri dan rakyat tetap terjaga. Jangan sampai TNI dan Polri malah dijadikan alat oleh kekuasaan."Janganlah sekali-kali menyakiti hati rakyat apalagi memukul dan menembak rakyat kita sendiri," kata Prabowo yang didampingi cawapresnya Sandiaga Uno dan sejumlah elite BPN Prabowo-Sandi.
Prabowo mengimbau para pendukung dan simpatisannya untuk menghindari kekerasan fisik. Dia meminta semuanya berlaku sopan serta menghormati aparat penegak hukum dan jangan sekali-sekali menggunakan kekerasan.
"Saya tegaskan kembali seandainya ada salah paham dan kau dipukul, jangan melawan, ini berat, tapi ini harus kita lakukan," ucapnya.
[Gambas:Video CNN] (tst/osc)
http://bit.ly/2YGeKa2
May 23, 2019 at 12:28AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2YGeKa2
via IFTTT
No comments:
Post a Comment