
Di sisi lain, Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang menyebut IHSG memiliki peluang untuk bangkit (rebound) pasca koreksi pada penutupan perdagangan kemarin. Hal ini dilihat dari kacamata teknikal."(Prediksi) IHSG 6.228-6.321. Ringkasan (IHSG) strong buy," kata Edwin melalui risetnya.Strong buy adalah sebuah istilah yang mengartikan harga saham akan meningkat dalam jangka pendek dan tak jarang kenaikannya bersifat signifikan. Prediksi itu terlihat dari sisi teknikal dan fundamental saham atau IHSG itu sendiri.Pelaku pasar, sambung Edwin, bisa memperhatikan beberapa saham, misalnya PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), AKR Corporindo, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN). Diketahui, IHSG melemah 0,47 persen atau 29,81 poin ke level 6.276. Pelaku pasar asing yang beberapa hari terakhir memborong saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kini mulai menarik dananya, sehingga mereka tercatat jual bersih atau net sell di all market sebesar Rp189,55 miliar.Hal yang sama terjadi pada bursa saham Wall Street, di mana seluruh indeksnya merah tadi malam. Tercatat, Dow Jones terkoreksi 0,17 persen, S&P500 0,2 persen, dan Nasdaq Composite 0,38 persen.
(aud/agt)
http://bit.ly/2X9PZG6
June 13, 2019 at 01:45PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2X9PZG6
via IFTTT
No comments:
Post a Comment