
"Jadi dalam dua minggu ini akan banyak isu yang disebar, disemburkan. Dalam rangka untuk apa? Agar enggak memilih Jokowi dan Kiai Haji Ma'ruf Amin. Tujuannya hanya itu saja," kata Jokowi kepada pendukungnya di GOR Bung Hatta, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (2/4).
Jokowi mengingatkan masyarakat berhati-hati dengan kabar bohong alias hoaks, fitnah, hingga hasutan yang disebarkan lewat media sosial maupun dari pintu ke pintu. Ia meminta masyarakat tak percaya dengan hoaks dan fitnah yang sengaja disebarkan itu.
Jokowi mengatakan hoaks yang dipakai untuk menyerang dirinya dan Ma'ruf Amin adalah soal larangan azan, penghapusan pelajaran agama, hingga melegalkan zinah jika dirinya terpilih dalam Pilpres 2019. Jokowi membantah hoaks tersebut.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu lantas mengajak para pendukungnya serta para ulama untuk membantu meluruskan bila mendengar hoaks dan fitnah tersebut di lingkungannya masing-masing. Jokowi mengatakan bahaya bila hoaks tersebut tak dilawan bersama-sama.
"Kalau bapak ibu sekalian mendengar, jawab, diluruskan. Saya juga mohon kepada para ulama ini bisa diluruskan, bahaya sekali isu seperti ini," tuturnya.
Pilih Baju Putih
Jokowi meminta agar masyarakat mengajak saudara hingga rekannya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing pada 17 April mendatang. Ia tak ingin ada masyarakat yang tak memilih alias golput.
"Semuanya jangan ada ketinggalan berbondong-bondong ke TPS," kata Jokowi.
"Untuk mengingatkan saja pakai baju putih, ingatnya yang baju putih saja," ujarnya.
Selesai melakukan pidato Jokowi bersama istrinya Iriana Jokowi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Ngawi Budi Sulistiyono melakukan simulasi mencoblos kertas suara yang hanya bergambar wajah Jokowi-Ma'ruf.
[Gambas:Video CNN] (ugo)
https://ift.tt/2FSYcVR
April 03, 2019 at 06:43AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FSYcVR
via IFTTT
No comments:
Post a Comment