
Poltak menyatakan hal itu dalam sejumlah cuitan Twitternya. Dia mengkritik Anies yang tak profesional dalam menangani kerusuhan 22 Mei.
"Gini nih kalau punya Gubernur nggak profesional."
"Yang jadi tugas sesungguhnya, nggak dia kerjakan. Sibuk pencitraan dan pergi-pergi yang nggak penting. Sesuatu yang bukan tugasnya malah dikerjakan."
"Gubernur pecundang."
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menanggapi kerusuhan yang terjadi di sekitar gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/5) sejak pukul 18.20 WIB.
Menurut dia, masyarakat tidak perlu panik. Ia menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa situasi di Jakarta masih terkendali.
Anies mengatakan masyarakat masih bisa mengunjungi Jakarta. Namun, kata dia, pelaku kerusuhan tidak memiliki tempat di Ibu Kota.
"Ibu Kota adalah milik kita semua. Siapa saja bisa datang ke Ibu kota. Tapi pelaku kerusuhan tidak punya tempat di Ibu Kota. Kita tidak ingin perusuh ikut mengambil momentum," kata Anies dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV, Rabu (22/5).
Diketahui, ribuan personel hingga kini ditempatkan di pelbagai titik kerusuhan. Tempat itu di antaranya adalah MH Thamrin, Jakarta Pusat hingga Slipi, Jakarta Barat. (asa/asa)
http://bit.ly/2VX0KMg
May 23, 2019 at 06:15AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2VX0KMg
via IFTTT
No comments:
Post a Comment