
Selain itu, KAI juga membatasi barang bawaan penumpang maksimal terdiri dari empat koli bagasi.
"Untuk kenyamanan bersama, KAI berharap penumpang membawa barang bawaan secukupnya," kata Kepala Humas KAI Agus Komarudin kepada CNNIndonesia.com.
Ia melanjutkan jika penumpang diketahui membawa bagasi yang melebihi ketentuan tersebut saat boarding di stasiun, maka KAI akan memungut biaya. Rinciannya, sebesar Rp10 ribu per kilogram (kg) untuk kelas eksekutif, Rp6.000 per kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000 per kg untuk kelas ekonomi.
Sementara itu, untuk barang yang lebih besar dari 200 dm3 dengan dimensi maksimal 70x48x60 cm dilarang dibawa ke kabin penumpang. Agus bilang pembatasan tersebut sudah diberlakukan oleh perseroan sejak tiga tahun terakhir.
"Pembatasan bagasi gratis ini sudah diberlakukan sejak tahun 2016," imbuhnya.
Khusus mudik tahun ini, KAI menyediakan 247.010 tempat duduk untuk kereta jarak jauh dan kereta Lokal. Jumlah ini meningkat 5 persen dari tahun sebelumnya yaitu 236.210 tempat duduk.
Selain itu, KAI juga menyediakan 50 kereta tambahan selama Lebaran 2019. Kereta tambahan Lebaran 2019 terdiri dari 27 kereta eksekutif dan bisnis, 11 kereta ekonomi non-PSO, empat kereta ekonomi PSO, dan delapan kereta yang memanfaatkan rangkaian idle.
"Kereta tambahan Lebaran 2019 tersebut rencananya akan dibuka pemesanannya pada H-60. Jadi KAI belum ada penambahan lagi," kata Agus.
Puncak arus mudik sendiri diperkirakan terjadi Rabu (29/5) yang bertepatan dengan H-7 mudik Lebaran 2019. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Minggu (9/6) yang bertepatan dengan H+3 Lebaran 2019. (ulf/lav)
https://ift.tt/2Vk3zlB
February 27, 2019 at 12:14AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Vk3zlB
via IFTTT
No comments:
Post a Comment